Weekly post

Showing posts with label Jaringan Nirkabel. Show all posts
  • Latihan soal uas jaringan nirkabel

    I. Pilihan Ganda
     1.  Gelombang yang memiliki jangkauan frekuensi yang cukup luas dan biasanya dihasilkan oleh rangkaian isolator dalam alat-alat elektronika. Merupakan pengertian dari ...
    a.       Gelombang longitudinal
    b.      Gelombang transfersal
    c.       Gelombang radio
    d.      Gelombang elektro
    e.     Gelombang frekuensi
    2.  Standar jaringan wireless yang bekerja pada frekuensi 5 Ghz pengertian dari ...
    a.       IEEE 802.11b
    b.      IEEE 802.11a
    c.       IEEE 802.11g
    d.      IEEE 802.11n
    e.     IEEE 802.11b
    3.  Jarak yang ditempuh oleh gelombang itu sendiri dalam satu satuan waktu adalah ...
    a.       panjang getaran
    b.      panjang gelombang
    c.       amplitudo
    d.      frekuensi
    e.     Sinyal
    4.  Banyaknya getaran gelombang yang terjadi dalam waktu satu detik adalah ...
    a.       panjang getaran
    b.      panjang gelombang
    c.       amplitudo
    d.      frekuensi
    e.     Sinyal
    5.  Mengirim dan menerima sinyal radio hanya dalam satu arah yaitu ...
    a.       Antena Directional
    b.      Antena Omnidirectional
    c.       Nirkabel router
    d.      Nirkabel jaringan
    e.     amplitudo
    6.  Standar jaringan wireless yang masih menggunakan frekuensi 2,4 Ghz dengan kecepatan transfer data mencapai 11 Mbps dan jangkauan sinyalnya sampai dengan 30 m yaitu ...
    a.       IEEE 802.11.a
    b.      IEEE 802.11.b
    c.       IEEE 802.11.g
    d.      IEEE 802.11.n
    e.     IEEE 802.11
    7.  Apabila Repeater digunakan dalam 2 segmen kabel LAN atau lebih diharuskan menggunakan protokol ...
    a.       Physical Layer
    b.      Application Layer
    c.       Network Layer
    d.      Transport Layer
    e.     application
    8.  Sebutan bagi sebuah daerah tempat kita dapat melakukan koneksi ke jaringan internet tanpa harus menggunakan kabel disebut ...
    a.       Hotspot
    b.      Telkom
    c.       Local Area Network
    d.      Warnet
    e.     sinyal
    9.  Standar jaringan wiress yang bekerja pada frekuensi 5 Ghz dengan kecepatan transfer datanya mencapai 58 Mbps yaitu ...
    a.       IEEE 802.11.a
    b.      IEEE 802.11.b
    c.       IEEE 802.11.g
    d.      IEEE 802.11.n
    e.     IEEE 802.11
    10.  Proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli disebut ...
    a.       restore
    b.      back up
    c.       router
    d.      repeater
    e.     dokumen

    II. Uraian

    1.  Satuan untuk frekuensi adalah.. (herzt) 
    2. IEEE merupakan singkatan dari... (Institute of Electrical and Electronics Engineers)


    Sumber : Google 
  • Pembahasan Pigtail Yang di gunakan di Wajan Bolik

    Hasil gambar untuk pengertian pigtail

      Pigtail 

    adalah salah kabel yang digunakan untuk menghubungkan modem dengan antena external modem.

    Harga Pigtail

         Harga pigtail bervariasi, namun dari pengalaman saya pribadi membeli beberapa pigtail, harganya berkisar 90ribuan. Cukup mahal untuk barang sekecil ini. Namun tanpa pigtail, memang agak susah untuk menghubungkan modem dengan antena external. Jadi harganya sebanding dengan manfaatnya.

    Pigtail umumnya sering digunakan dalam pembuatan Wajan bolik atau di gunakan sebagai pemancar sebuah jaringan.

    Jenis Pigtail

       Jenis pigtail ada beberapa macam. Biasanya jenis pigtail ini menyesuaikan slot antenna eksternal dari sebuah modem. Bahkan modem tanpa slot pigtail pun juga mempunyai jenis pigtail yang cocok untuk modem tersebut. Saat membeli di toko perangkat komputer, saya mendapat informasi bahwa namanya adalah pigtail modem jenis induksi.
    Pada wireless, khususnya antena dan akses point (AP) menggunakan konektor yang berbeda, contoh AP tplink wa500g menggunakan konektor SMA male sedangkan antena Omni hyperlink menggunakan konektor N female. Untuk mengatasi perbedaan tersebut digunakanlah sebuah Pigtail untuk menyambung konektor dari antena dan konektor dari AP.
    Pigtail sendiri tidak hanya memiliki satu macam, banyak jenis-jenis pigtail yang diproduksi untuk dunia wifi. diantaranya adalah sebagai berikut :

    1. N Male To RP SMA



    2. Jumper RG-5 N Male to N Male




    3. Sumber : SharingIlmu
                     BismaBloger


  • Antenna Directional & Omnidirectional

    1. Antenna Directional
    Antena jenis ini merupakan jenis antena dengan narrow beamwidth, yaitu punya sudut pemancaran yang kecil dengan daya lebih terarah, jaraknya jauh dan tidak bisa menjangkau area yang luas, antena directional mengirim dan menerima sinyal radio hanya pada satu arah, umumnya pada fokus yang sangat sempit, dan biasanya digunakan untuk koneksi point to point, atau multiple point, macam antena direktional seperti antena grid, dish “parabolic”, yagi, dan antena sectoral.

     Pola radiasi antena Directional :


    Grid Antena

    Antenna Grid Wifi 2,4 GHz dengan Gain 21 Db, sangat cocok digunakan untuk Antenna Wifi Anda. Bisa digunakan untuk Point to Point, atau Klien dari Akses Point anda. Sangat cocok digunakan untuk antenna Klien Rt-Rw Net anda sehingga bisa menekan biaya Investasi awal klien anda.
    Antena grid memiliki kekuatan sinyal hingga 24 dB, sementara antena parabolic hingga 18 dB.  menambah gain antena, namun akan  
    membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit.

                                                            .

    Yagi Antena

    Antena Yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang.

    Antenna Yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

    Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima.

    Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven.Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan


    Antena Sectoral

    Antena Sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectional. Yang juga digunakan untuk Access Point to serve a Point-to-Multi-Point (P2MP) links. Beberapa antenna sectoral dibuat tegak lurus , dan ada juga yang horizontal.
    Antena sectoral mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.
                                    
    Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran.
    Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.

    Antena Parabolik

    Antena Parabolik Dipakai untuk jarak menengah atau jarak jauh dan Gain-nya bisa antara 18 sampai 28 dBi dan jenis antena ini juga bisa tersambung dengan jaringan Wifi Kalu kedua antena tersebut saling berhadapan.




     2. Antenna Omnidirectional


    Antena omnidirectional,yaitu jenis antena yang memiliki pola pancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama.Untuk menghasilkan cakupan area yang luas,gain dari antena omnidirectional harus memfokuskan dayanya secara horizontal (mendatar,dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan ke bawah,sehingga antean dapat di letakan di tengah-tengah base station.Dengan demikian,keuntungan dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah pengguna yang lebih banyak.Namun,kesulitannya adalah pada pengalokasian frequensi untuk setiap sel agar tidak terjadi interferensi.Antena jenis ini biasanya di gunakan pada lingkup yang mempunyai base station terbatas dan cenderung untuk posisi pelanggan yang melebar.

    Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360-derajat yang tegak lurus ke atas. Omnidirectional antena secara normal mempunyai gain sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-Multi-Point ( P2Mp) atau stu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran. Yang baik bekerja dari jarak 1-5 km, akan menguntungkan jika client atau penerima menggunalan directional antenna atau antenna yang ter arah.Yang ditunjukkan di bawah adalah pola pancaran khas RFDG 140 omnidirectional antena. Radiasi yang horisontal dengan pancaran 360-derjat. Radiasi yang horisontal pada dasarnya E-Field.yang berbeda dengan, polarisasi yang vertikal adalah sangat membatasi potongan sinyal yang di pancarkan. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derjat, sedamgkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.





    Pola radiasi dari antenna Omni :

    sumber : Google(1) 
                   Google(2)



  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    Wellcome to Yuu Blog 😁😁😁 Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan